banner

4 Aturan Baru Berkencan di Masa Pandemi

4 aturan baru berkencan di masa pandemi

Harus diakui, Covid-19 telah mengubah drastis seluruh lini kehidupan, termasuk dalam hal kencan. Kini, seluruh kaum muda di seluruh dunia, termasuk Indonesia, harus beradaptasi dengan aturan baru berkencan.

Kebiasaan lama ketika kita bisa bertemu langsung dengan seseorang yang kita sukai untuk menjajaki kemungkinan menjalin hubungan jangka panjang, kini, sulit terjadi karena physical distancing dan pertimbangan kesehatan yang diharuskan di hampir semua negara.

Hal ini tentu saja membuat banyak kaum muda yang kewalahan dan mengkhawatirkan nasib dari hubungan asmara mereka. Seorang pakar relationship asal Amerika Serikat, Wendy Lyon, Ph.D. mengatakan, “Kita belum dapat memastikan aktivitas berkencan dapat kembali normal. Namun, kita dapat memprediksi sebuah bentuk cara kencan baru dari situasi saat ini.”

Bagaimana aturan baru berkencan di tengah pandemi Covid-19 ini? Aplikasi kencan, Tinder, memberikan informasinya dalam rilis yang diterima berikut ini.

1. Hindari Kontak Fisik

Mereka yang single tampaknya kali ini bersyukur karena tak harus memikirkan cara kencan yang berubah di masa pandemi Covid-19 ini. Dan bagi mereka yang sedang dalam tahap penjajakan, tampaknya juga masih ragu untuk bertemu langsung dengan orang baru.

“Mayoritas kaum muda masih merasakan ketakutan akan pandemi ini. Untuk itu mereka merasa perlu untuk menjaga kesehatan dan melindungi diri mereka sendiri.” kata Gabi Levi, pakar percintaan dari Amerika Serikat. Salah satu solusi untuk kamu yang ingin tetap bertemu langsung dengan kenalan baru, yaitu hindari kontak fisik, termasuk bersalaman.

Mungkin kini saatnya kamu mempraktikan cara lain untuk menggantikan berjabat tangan, seperti melambaikan tangan atau mempraktekan bahasa korea yang kamu pelajari dari hasil nonton drama korea selama ini: katakan ‘annyeonghaseyo!’ sambil agak membungkukkan badan. Dengan tidak adanya kontak fisik, tetap menggunakan masker dengan benar, dan jaga jarak aman, pertemuan kamu dan dia akan tetap aman.

Gunakan pertemuan kamu ini sebagai langkah awal untuk mengenal dan mempelajari teman baru kamu. Dengan melakukan pertemuan pertama seperti ini, hubungan yang kamu bangun akan menjadi lebih solid dan pertemuan kamu ke depannya akan dapat berkembang menjadi lebih serius dan terkontrol.

2. Jadilah Pasangan yang Menyenangkan

Setelah berbulan-bulan menghabiskan waktu sendiri atau bersama keluarga, kamu yang single tentu menginginkan adanya hubungan romantis. Melihat kemungkinan besar munculnya gelombang kedua dari pandemi ini, kamu tentu mencari seseorang yang bersedia untuk menghabiskan waktu bersama, agar ponselmu tidak terus-menerus bisu. Menurut Levi, akan lebih mudah untuk melewati masa-masa seperti ini jika kita memiliki seseorang untuk berbagi keluh kesah serta bercanda bersama. Jadi, belajarlah untuk menjadi pasangan yang menyenangkan, ya!

3. Jalani Serious Relationship

Cara berkomunikasi dengan pasangan juga berubah menjadi lebih terbuka dalam situasi saat ini. Mereka lebih berani untuk mengatakan apa yang mereka inginkan.

“Banyak orang yang akan lebih vokal mengutarakan bahwa mereka tidak mau sekadar hubungan kasual atau main-main saja, karena waktu sangatlah berharga. Mereka lebih menghargai keinginan pribadi mereka, yaitu mendapatkan hubungan yang lebih serius,” ungkap Levi.

4. Mulailah Terbiasa akan Video Dating

Pandemi Covid-19 telah mempopulerkan kegunaan fitur video chat, dan sepertinya akan terus seperti ini dalam beberapa kurun waktu ke depan, bahkan saat kita sudah bisa bepergian keluar rumah. Studi dari Vida Select mengungkapkan bahwa 84% online daters memilih melakukan kencan pertama mereka lewat video call ketimbang bertemu secara langsung.

Lyon percaya bahwa video chat merupakan cara solid untuk mengenal lebih lanjut match Tindermu sebelum bertemu langsung di dunia nyata agar lebih mengenal satu sama lain. Melakukan video chat sebelum bertemu langsung juga dapat mencegahmu untuk naksir seseorang yang tidak tepat untukmu, sehingga kamu tidak mudah terpikat jurus yang bisa dilancarkan saat bertemu langsung. Lyon juga mengungkapkan perubahan perilaku ini bersifat lebih positif dan menjanjikan. Dengan mempertimbangkan niat tulus orang lain, kesehatan, serta waktu, kita jadi belajar untuk menghargai diri kita sendiri.

Artikel Terkait:

Seputar informasi dan artikel tentang kehidupan malam ada di Dunia Malam