banner

5 Mitos Berhubungan Seks Pertama Kali

berhubungan seks pertama kali

Lima mitos malam pertama atau pertama kali berhubungan seks bagi seorang perempuan yang salah ini kerap diyakini, padahal itu akan terjadi jauh dari apa yang diduga atau diasumsikan selama ini. Mulai dari anggapan bahwa malam pertama harus berdarah hingga merasakan orgasme saat bercinta, inilah lima mitos salah soal seks di malam pertama:

Mitos 1: Keluar Darah = Perawan

Anggapan bahwa keluarnya darah saat malam pertama menandakan bahwa seorang perempuan masih perawan, tidak selamanya benar. Hal tersebut tergantung dengan elastisitas vagina seseorang.

“Belum tentu semua tidak berdarah, tergantung elastisitasnya. Jika vagina elastis, ketika dimasukkan penis akan melebar. Vagina yang elastis tidak punya kerapuhan dan ketipisan. Bentuknya tebal sehingga tidak robek,” ujar dr Prima Progestian.

Mitos 2: Seks Akan Terasa Menyakitkan

Anggapan ini biasanya selalu menghinggapi pikiran wanita karena merasa khawatir dengan proses masuknya penis ke dalam vagina. Menurut dr Prima Progestian, spesialis kandungan yang juga seorang seksolog, malam pertama tidak selamanya menyakitkan.

“Selama ada rangsangan, lubrikasi cukup, malah nggak sakit. Biasanya rasa sakit dikarenakan kaliber (selaput dara) terlalu kecil. Tergantung bentuknya, bulat, seperti saringan, bulan sabit. Jika bentuknya seperti bulan sabit atau saringan bisa makin sulit, kalau bulat bisa melebar jadi lebih sedikit tingkat nyerinya,” jelas dr Prima Progestian.

Mitos 3: Harus Segera Bercinta Setelah Pesta Pernikahan

Banyak anggapan bahwa setiap pasangan pasti akan merasakan seks yang luar biasa di malam pernikahan. Alhasil timbul mitos yang menyebutkan bahwa pasangan menikah harus bercinta segera setelah perayaan pernikahan demi kesempurnaan hari bahagia tersebut. Nyatanya, malam pertama tidak harus terjadi hari itu juga.

Menurut Pepper Schwartz, Ph.D., seorang profesor sosiologi di University of Washington, banyak pasangan justru terlalu lelah dan tidak punya energi untuk bercinta setelah pesta perayaan pernikahan mereka. Stamina mereka telah terkuras untuk menyalami para tamu dan memastikan acara berjalan dengan sempurna.

Biasanya mereka lebih memilih melepas baju pengantin, membersihkan make-up, mandi dan terlelap tidur. Meskipun terbilang jarang, beberapa pasangan bahkan ada yang menunda berhubungan seks beberapa hari setelah menikah.

Mitos 4: Pasti Bisa Orgasme

Wanita tidak selalu bisa merasakan orgasme saat malam pertama. Faktor-faktor yang mempengaruhinya bisa banyak hal, antara lain stres, takut, sakit, dan rasa tidak percaya diri. Hal itu juga diamini oleh beberapa dokter dan pakar seks yang mengatakan, bahwa sebagian besar wanita tidak merasakan orgasme saat bercinta. Dan itu adalah hal yang sangat normal.

Menurut psikolog Dennis Sugrue, orgasme bukan satu-satunya puncak kenikmatan seks bagi wanita, tapi bagaimana dia mengalami kedekatan fisik maupun emosional saat bersama pasangan.

Mitos 5: Selalu Bergairah

Tidak selamanya malam pengantin harus berlangsung hebat, heboh dan penuh gairah seperti dalam film dewasa. Pada film itu, ada beberapa adegan yang dipotong dan hanya menampilkan bagian paling sensual saja. Dalam dunia nyata, pasangan pengantin baru justru membutuhkan ketenangan dan pendekatan secara psikologi yang tepat. Bahkan ada sebagian wanita yang ingin di ajak ngobrol, bercanda dan dibelai sebelum bercinta.

Artikel Terkait:

Seputar informasi dan artikel tentang kehidupan malam ada di Dunia Malam