banner

Film Porno, Antara Khayalan dan Realita

film porno antara khayalan dan realita

Film dewasa alias film porno sudah pasti menjual fantasi, bukan kenyataan sehari-hari. Namun faktanya, banyak orang terpengaruh dan dalam kesehariannya sulit melepaskan diri dari fantasi tersebut. Menuntut pasangan untuk memberikan performa seperti di film dewasa jelas tidak realistis. Ada banyak hal yang pastinya penuh rekayasa, dan dalam kehidupan nyata mustahil bisa terjadi. Menurut laman spunout.ie, berikut perbedaan seks di film erotis dan dunia nyata:

Persetujuan untuk melakukan hubungan seks, jarang sekali muncul dalam film. Seakan-akan semua orang selalu siap untuk melakukan hubungan seks. Pada kenyataannya, semua orang yang melakukan hubungan seks, pastinya harus ada ajakan dan persetujuan dari kedua belah pihak. Jika salah satu sedang letih atau tidak mood, ya tentu saja tidak boleh memaksakan kehendak.

2. Ereksi non stop

Dalam film erotis, seks biasanya digambarkan dengan ereksi yang keras dan bertahan lama. Padahal dalam dunia nyata, pria kadang mengalami masalah ereksi dan ejakulasi dini.

3. Pemakaian kondom

Dalam film erotis, seringkali digambarkan pria yang melakukan seks, sama sekali tidak memakai kondom atau pengaman saat melakukan penetrasi. Padahal dalam dunia nyata, penggunaan kondom sangat penting untuk mencegah kehamilan dan Infeksi Menular Seksual (IMS).

4. Bentuk tubuh

Pemain dalam film erotis selalu digambarkan memiliki lekuk tubuh yang indah. Padahal dalam dunia nyata, tak semua orang memiliki bentuk tubuh demikian. Oleh karena itu, cobalah untuk percaya diri dan berhenti membandingkan tubuh dengan orang lain.

5. Suara desahan

Dalam film erotis, suara desahan seringkali terdengar keras, seakan-akan si pemain sangat menikmatinya. Padahal dalam dunia nyata, tidak mendesah dengan keras, bukan berarti tidak menikmati sesi bercinta. Bahkan, desahan keras sebenarnya bisa saja menandakan seseorang sedang berakting dan pura-pura orgasme.

6. Film porno dan kecanduan

Di atas itu semua, tahukah anda bahwa menonton film porno bisa mengakibatkan kecanduan? Seorang pria di Adelaide, Australia, mendadak mengalami stroke saat bekerja di kantor. Pria yang diketahui bernama Michael Bowker ini mengalami stroke setelah menonton film porno.

Pria berusia 47 tahun yang menjabat sebagai manajer di Family Voice Australia ini mengaku menonton film-film porno untuk menghilangkan rasa stres karena masalah pekerjaan. Beberapa minggu sebelum stroke, konsumsi film pornonya semakin meningkat dari sebelumnya.

Pihak Family Voice Australia berpendapat bahwa film porno lah yang menjadi penyebab Bowker stroke. Namun, Stephen Lieschke selaku wakil ketua pengadilan mengatakan penyebab utama kasus ini adalah karena tingkat kecemasan yang tinggi di tempat kerja Bowker. Beban kerja yang tinggi dan jam kerja yang panjang mendorong Bowker untuk menonton film porno dan berkontribusi signifikan pada kejadian stroke.

Bowker diketahui dirawat di rumah sakit selama tiga bulan dan mengalami berbagai penyakit komplikasi. Pihak Family Voice Australia diperintahkan pengadilan untuk membayar kompensasi mingguan selama dua tahun untuk masalah kecemasan yang harus diderita Bowker di tempat kerjanya.

Sebagian orang mungkin merasa sulit untuk berhenti dari kecanduan menonton pornografi. Mereka melakukan setiap saat, entah ketika tertekan, senang atau sekedar mencuri-curi waktu di tengah kesibukan. Kecanduan film porno, memungkinkan seseorang mengalami kondisi lebih parah, kecanduan seks. Hal ini cukup mengkhawatirkan, karena kecanduan seks dikategorikan sebagai gangguan mental.

Lantas bagaimana caranya mengurangi kebiasaan menonton pornografi? Dilansir laman Men’s Health, “Jika anda menonton pornografi sebagai cara mengobati diri sendiri, penting untuk memperjelas perhatian apa yang sebenarnya ingin dialihkan,” kata Vienna Pharaon, terapis pasangan asal New York City. Memang, terkadang orang akan kesulitan, karena dihadapkan antara menonton film pornografi atau mengalami masalah tertentu. Namun, hal itu perlu diperjelas. Sebab, pengalihan tak harus selalu dengan menonton film pornografi.

Artikel Terkait:

Seputar informasi dan artikel tentang kehidupan malam ada di Dunia Malam