-->
--

Hal-hal Penting Sebelum Bercinta Pertama Kali

  1. Hal-hal Penting Sebelum Bercinta Pertama Kali
    1. Pilih lokasi
    2. Melupakan anggapan tentang “pertama kali”
    3. Cari tahu sebelum mulai
    4. Seks aman
    5. Atur batasan
    6. Fokus pada foreplay
    7. Menggunakan pelumas
    8. Jangan khawatirkan penampilan
    9. Bersenang-senang
  2. Lakukan Hal Ini Setelah Anda Bercinta
    1. Bersih-bersih
    2. Buang air kecil
    3. Minum
    4. Kompres dengan es
    5. Cek kondom
    6. Jangan abai dengan rasa sakit
    7. Kenakan busana longgar
  3. Aturan 6 Menit Untuk Seks yang Berkualitas
  4. Artikel Terkait:

Hal-hal Penting Sebelum Bercinta Pertama Kali

Kita pastinya sudah mendengar banyak hal tentang berhubungan intim atau bercinta pertama kali sebelum mengalaminya sendiri. Melakukannya pertama kali akan menjadi sebuah hal besar. Anggapan apapun yang kamu miliki, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui sebelum melakukan hubungan intim untuk pertama kalinya.

Hal-hal Penting Sebelum Bercinta Pertama Kali

Hal-hal Penting Sebelum Bercinta Pertama Kali

Pilih lokasi

Temukan tempat kamu bisa intim dengan pasangan tanpa perlu khawatir atau terganggu. Misalnya, jika kamu tinggal satu rumah dengan keluarga, maka malam pertama bisa dilakukan di tempat lain yang lebih tenang.

Melupakan anggapan tentang “pertama kali”

Perempuan mendengarkan banyak sekali pesan tentang seks dari media dan lingkungan. Cobalah untuk tidak fokus pada apa yang kamu pelajari dari televisi, film atau teman-temanmu soal “kehilangan keperawanan”. Sebab, pada kenyataannya, pengalaman setiap orang bisa sangat berbeda dari yang lainnya.

“Singkirkan harapan apa pun, pertama kali berhubungan intim biasanya bukan yang terbaik. Selain itu, banyak hal yang kamu dengar tentang hubungan intim pertama kali bukanlah hal yang mutlak.”

Demikian diungkapkan oleh Pakar Seks dan Keintiman SKYN Condoms dan Pembawa Acara podcast Sex With Emily, Emily Morse, PhD, seperti dilansir Refinery29.

Emily menambahkan, misalnya, tidak semua perempuan berdarah ketika pertama kali berhubungan intim, tidak semua mengalami rasa sakit atau bahkan tidak semua menikmatinya. Namun, jika kamu masuk ke kategori itu, ketahuilah bahwa tidak ada yang salah denganmu.

Cari tahu sebelum mulai

Jika tidak yakin seperti apa perasaan pertama kali berhubungan intim, luangkan waktu untuk mencari tahu bahkan bermasturbasi sebelum memulai. “Kamu perlu tahu apa yang kamu inginkan, apa yang membuatmu bersemangat, dan lainnya,” kata Pendiri platform multimedia untuk pendidikan seks, kesehatan dan kesadaran, the Sex Ed, Liz Goldwyn. Luangkan waktu untuk berkencan dengan diri sendiri dan mencari tahu bagaimana kamu suka disentuh sebelum berhubungan intim dengan pasangan.

Seks aman

Sebelum berhubungan intim, putuskan tindakan seks aman mana yang akan kamu ambil. Apakah kamu tak masalah jika terjadi kehamilan ketika melakukan hubungan seks, atau jika tidak jenis kontrasepsi apa yang akan digunakan, jika melakukan seks oral apakah akan menggunakan metode penghalang untuk melindungi dari Infeksi Menular Seksual, dan lain sebagainya.

Ketahui segala risikonya dan pastikan kamu nyaman melakukannya. Bekali dirimu dengan banyak pengetahuan, komunikasikan bersama pasangan terlebih dahulu dan lakukan persiapan matang.

“Jadikan humor sebagai pemecah kebekuan dan bicarakan tentang alat perlindungan di awal. Ingatlah, ini bukan pembunuh suasana hati. Kamu akan merasa lebih nyaman dan siap jika merasa aman sejak awal,” kata Goldwyn.

Atur batasan

Komunikasikan dengan pasangan apa saja batasan yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk hubungan intim pertama. Kamu juga bisa mengomunikasikan area-area tubuh mana yang paling kamu suka disentuh dan mana yang membuatmu tidak nyaman jika disentuh.

Fokus pada foreplay

Habiskan banyak waktu untuk berciuman, bermesraan dan menyentuh satu sama lain sebelum mulai berhubungan intim. Dengan menghabiskan banyak waktu untuk pemanasan, kamu akan lebih terangsang, terlumasi secara alami (jika kamu perempuan) dan merasa nyaman ketika mulai berhubungan intim.

Menggunakan pelumas

Jika kamu melakukan hubungan intim yang melibatkan penetrasi, menggunakan pelumas akan meningkatkan kenyamanan, mengurangi kemungkinan cedera atau rasa sakit, dan bahkan membantu seks terasa lebih menyenangkan. Pelumas sangat membantu untuk seks penetrasi, tetapi juga bagus untuk segala jenis rangsangan eksternal. Jika kamu belum pernah menggunakan pelumas sebelumnya, cobalah masturbasi terlebih dahulu untuk mengetahui seperti apa rasanya.

Jangan khawatirkan penampilan

Goldwyn menegaskan, ketika berhubungan intim, fokuslah pada momen tersebut dan jangan fokus pada seperti apa penampilanmu. “Jangan khawatir dengan seperti apa penampilan tubuhmu,” kata dia. Tidak ada manusia yang sempurna. Seks sering kali terasa canggung, berantakan, tetapi juga bisa lucu. Ada banyak sekali pengalaman yang akan kamu rasakan dan penampilan adalah hal terakhir yang seharusnya kamu perhatikan.

“Aku yakin pasanganmu tidak akan peduli tentang selulit atau lemak tubuhmu,” kata dia.

Bersenang-senang

Terakhir, seks seharusnya adalah kesenangan dan harus menjadi momen bersenang-senang bersama pasangan. Jadi, berusahalah untuk lebih santai.
“Ketahuilah bahwa tidak apa-apa jika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana,” kata Seksolog dan Pendiri Bloomi, Rebecca Alvarez Story.

Kita sering membayangkan malam pertama yang ideal, padahal kenyataannya mungkin hanya berlangsung cepat, canggung, atau masih coba-coba dan itu semua tidak masalah.

“Jika kamu mencoba posisi seks dan tidak berhasil, atau jika kamu tidak bisa membuka bungkus kondom dengan cepat, apa pun itu, cobalah untuk menikmatinya,” kata dia.

Tentunya jika kalian menginginkan seks yang berkualitas bersama pasangan, pertama anda harus tetap jalani komunikasi. Dikarenakan jika pasangan tidak merasa nyaman maka sesi bercinta anda sama saja bohong, dikarenakan kedua belah pihak tidak saling menikmati. Ada beberpaa tips yang sebenarnya harus dilakukan sebelum anda bercinta atau berhubungan intim dengan pasangan anda.

Lakukan Hal Ini Setelah Anda Bercinta

Lakukan Hal Ini Setelah Anda Bercinta

Lampu kamar meredup, hubungan seksual pun dimulai dan menimbulkan rasa senang pada masing-masing individu yang melakoninya. Namun, setelah merasa puas, ada beberapa hal yang harus dilakukan usai bercinta.

Banyak orang beranggapan bahwa pillowtalk atau cuddling adalah cara terbaik menghangatkan suasana setelah aktivitas seks. Namun, anggapan itu tak sepenuhnya benar. Ada beberapa hal yang harus Anda ingat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Bersih-bersih

Bersih-bersih

Bersih-bersih adalah satu hal yang harus muncul di kepala setelah bercinta. Tak perlu mandi, Anda cukup membersihkan area genitalia dengan air bersih. Penggunaan sabun pembersih khusus organ intim wanita tak wajib digunakan.

Buang air kecil

Buang air kecil

Selain membersihkan area genitalia, Anda juga perlu membuang air kecil setelah bercinta. Uretra terletak berdekatan dengan organ intim kewanitaan. Hal itu membuatnya rentan mengalami infeksi selama berhubungan intim.

Buang air kecil akan mendorong bakteri atau kuman bibit penyakit dari salurang kencing. Anda pun bisa terhindar dari infeksi saluran kencing.

Minum

Minum

Seks seperti halnya olahraga. Anda kehilangan keringat, kalori terbakar, dan timbul rasa segar setelahnya. Sensasi ini Anda dapat rasakan seperti halnya usai berolahraga.

Oleh karena itu, sebaiknya tubuh dihidrasi dengan asupan air mineral. Asupan air akan mengganti cairan yang hilang selama bercinta dan menghindarkan Anda dari dehidrasi. Minum air mineral usia bercinta juga mendorong Anda lebih mudah buang air kecil.

Kompres dengan es

Kompres dengan es

Seks kadang meninggalkan rasa tak nyaman pada area genitalia, khususnya bagi perempuan. Permainan cukup ‘keras’ bisa membuatnya tidak nyaman. Hal ini disebabkan oleh banyaknya darah yang mengalir ke area labia setelah bercinta.

Anda perlu mengkompres area intim Anda dengan es batu yang dibungkus dengan handuk bersih. Selain menenangkan, cara ini juga memastikan jika ada area yang mengalami iritasi.

Cek kondom

Cek kondom

Kondom begitu penting, terutama bagi pasangan yang belum berencana memiliki anak. Cek kondom setelah bercinta jika ada kebocoran. Jika terjadi kebocoran, sebaiknya Anda langsung kunjungi dokter kandungan.

Jangan abai dengan rasa sakit

Jangan abai dengan rasa sakit

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami rasa sakit berkelanjutan, keputihan tidak wajar, dan pendarahan.

“Jangan abaikan pendarahan tidak wajar atau keputihan setelah berhubungan intim. Ini bisa jadi gejala infeksi atau lesi pada saluran reproduksi,” kata ahli ginekologi, Sheeva Talebian.

Kenakan busana longgar

Kenakan busana longgar

Usai bercinta, sebaiknya kenakan busana longgar. Pilih busana berbahan katun yang menyerap keringat. Setelah bercinta, biasanya suhu tubuh meningkat sehingga keringat bisa jadi sarana bakteri dan jamur berkembang biak.

Untuk menghindari iritasi, kenakan busana longgar untuk memudahkan sirkulasi udara sehingga kulit tidak lembap.

Aturan 6 Menit Untuk Seks yang Berkualitas

Aturan 6 Menit Untuk Seks yang Berkualitas

Pemanasan alias foreplay buat sebagian kalangan dianggap cuma buang-buang waktu. Sebagian lagi menilai bahwa afterplay hanya cara laki-laki menyenangkan pasangan. Padahal, baik foreplay maupun afterplay memainkan peran untuk menciptakan kepuasan seksual.

Penelitian terbaru menemukan, lebih dari enam menit aktivitas seksual sebelum penetrasi dapat meningkatkan kepuasan seksual seseorang. Studi ini kemudian dikenal dengan hasilnya yang disebut sebagai ‘aturan 6 menit’.

Aturan 6 menit dicetuskan sebuah studi yang dilakukan oleh produsen kondom, Trojan, dan organisasi nonprofit, Sex Information and Education Council of Canada (SIECCAN). Studi melibatkan sebanyak 1.500 partisipan asal Kanada berusia 18-24 tahun.

Peneliti menemukan, mereka yang melakukan lebih dari enam menit aktivitas seksual sebelum penetrasi seperti berciuman, berpelukan umumnya mengalami kepuasan dalam bercinta. Kepuasan ini pun meningkat jika pasangan melakukan aktivitas afterplay usai bercinta dalam kurun waktu kurang lebih sama.

“Terkadang kita lupa tentang ikatan lain, selain seks (penetrasi). Saat kita merasa rileks, kita merasa sangat terhubung, dan itu adalah waktu yang tepat untuk keintiman yang bisa meningkatkan kepuasan seksual,” ujar salah satu peneliti sekaligus pakar seksologi University of Guelph, Profesor Robin Milhausen, mengutip Refinery29.

Lantas, apakah harus selalu 6 menit?

Secara umum, semakin lama durasi foreplay atau afterplay, semakin tinggi kepuasan seksual yang didapat. Milhausen mengatakan, 6 menit adalah waktu yang penting.

“Orang yang paling puas dalam bercinta melakukan banyak variasi aktivitas (seksual). Ini adalah hal paling sederhana yang bisa dilakukan demi hubungan dan tidak menghabiskan dana,” imbuhnya.

Selain itu, studi juga menemukan bahwa laki-laki bisa lebih menikmati aktivitas bercinta saat mengikuti aturan 6 menit.

Menanggapi hasil studi tersebut, edukator seks, Cynthia Loyst mengatakan, pandangan masyarakat tentang seks masih terbatas pada ihwal penetrasi dan capaian orgasme. Hal ini menjadi sebuah persoalan dalam memahami kepuasan seksual.

“Kita perlu mengubah foreplay dan afterplay menjadi istilah sexual play, karena semuanya merupakan aktivitas untuk kepuasan seksual,” kata Loyst.

Loyst menilai, studi tersebut merupakan sinyal dari perubahan sikap generasi Z terkait kesepakatan. “Data ini menunjukkan bahwa seseorang ingin tubuh mereka dihargai, khususnya setelah hubungan seks,” imbuhnya.

Dengan anda melakukan semua hal diatas, diyakini anda dan pasangan mendapatkan pengalaman seks yang sangat berkualitas yang bermanfaat untuk anda dan pasangan baik untuk tubuh dan untuk hubungan kalian kedepannya. Perlu diingat tetap lakukan seks yang aman agar kalian terhindar dari penyakit menular seksual ya!

Artikel Terkait:

Seputar informasi dan artikel tentang kehidupan malam ada di Dunia Malam